Saya Sadar Menyusui
Sunday, April 5th, 2009 Dikirim oleh Evariny A. (viewed: 874 )Selama menyusui, bukan tubuh Anda yang berperan memberikan ASI, tetapi sikap, hati dan pikiran Anda untuk bayi.
…Baca Lanjutannya »
Selama menyusui, bukan tubuh Anda yang berperan memberikan ASI, tetapi sikap, hati dan pikiran Anda untuk bayi.
…Baca Lanjutannya »
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta (58) menggambarkan betapa berharganya Air Susu Ibu (ASI) dengan menyamakannya dengan logam mulia emas.
…Baca Lanjutannya »
Siapa yang tidak ingin memiliki anak yang cerdas dan sehat. Kita sering melihat di televisi bayi-bayi yang lucu dan sehat serta `menggemaskan`. Kurangnya informasi dan berkembangnya informasi yang kurang tepat berakibat pada kurangnya pengetahuan masyarakat bahwa ASI Eksklusif adalah langkah awal agar bayi kita cerdas dan sehat dengan budi pekerti yang baik.
…Baca Lanjutannya »
Kini ada cara baru langsing dan sehat bagi ibu menyusui, tanpa harus mengganggu produksi ASI.
…Baca Lanjutannya »
Banyaknya mitos tentang menyusui membuat ibu menjadi kurang percaya diri untuk memberikan ASI kepada anaknya, ketakutan yang tidak beralasan malah makin membuat ibu-ibu berhenti menyusui dan memilih susu buatan sebagai alternatif. diantara mitos-mitos itu adalah:
…Baca Lanjutannya »
Tingkat konsumsi Docosahexanoic Acid (DHA) yang berlebihan akan membahayakan metabolisme tubuh. Sebab tubuh terpaksa dibebani pekerjaan yang lebih berat untuk mengeluarkan asam lemak esensial tersebut.
…Baca Lanjutannya »
Kadang saat kehamilan ibu-ibu sudah mulai merencanakan asupan apa yang akan diberikan untuk si buah hati. Tetapi, sangat disayangkan saat-saat penantian itu diisi dengan memikirkan susu formula apa yang akan diberikan, dan apa untungnya untuk si buah hati. apalagi bagi ibu-ibu bekerja dan wanita karir, sepertinya perencanaan pemberian susu botol sudah diagendakan sebagai asupan primer bayinya.
…Baca Lanjutannya »
Masih ingat dengan Dewi Yull? Dia sosok artis yang cukup dikenal. Saat ini mengaku prihatin dengan fenomena perempuan khususnya kaum ibu yang sekarang ketakutan kalau menyusui bayinya, dengan alasan khawatir payudaranya menjadi tidak kencang alias ’susu rayud’.
…Baca Lanjutannya »