Merah-merah Si Ruam Popok

Dikirim oleh Evariny A. untuk Masalah umum bayi
dikunjungi: 4132 kali, 1 hari ini

Diantara sejumlah gangguan kulit pada bayi, ruam popok adalah yang paling sering terjadi pada bayi baru lahir.

Waspada bila kulit di sekitar bokong bayi meradang, berwarna kemerahan. Itu tandanya bayi terkena ruam popok. Biasanya, ruam kulit ini membuat si kecil merasa gatal.

Kenapa disebut ruam popok ( diaper rash )? Karena, gangguan kulit ini timbul di daerah yang tertutup popok, yaitu sekitar alat kelamin, bokong, serta pangkal paha bagian dalam.

Bila bayi Anda terkena ruam popok, penyembuhan akan terjadi dalam jangka waktu 2 minggu. Tapi, Anda sebaiknya pergi ke dokter bila ruam popok itu tampak semakin bertambah berat atau tidak membaik.

Banyak penyebabnya

Ternyata, penyebab ruam popok cukup banyak.

- Kulit bayi terpapar cukup lama dengan urin atau kotoran yang mengandung bahan amonia.

- Kulitnya terpapar dengan bahan kimia, sabun atau deterjen yang ada dalam diaper. Diaper yang terbuat dari bahan plastik atau karet dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

- Diare.

- Infeksi jamur.

- Susu formula memungkinkan bayi mengalami ruam popok lebih besar ketimbang ASI. Ini karena komposisi bahan kimia yang ada di urin atau kotorannya beda.

- Punya riwayat alergi.

Bisa dicegah

Sebenarnya, mudah saja untuk mencegah agar ruam popok tidak berani muncul. Di antaranya adalah:

- Bila menggunakan popok kain, sebaiknya dari bahan katun yang lembut.

- Jangan terlalu ketat memakakan diaper, agar kulit bayi tidak tergesek.

- Perhatikan daya tampung diaper. Bila sudah menggelembung atau menggantung, segera ganti dengan yang baru.

- Hindari pemakaian diaper yang terlalu sering (bahkan saat bepergian).

- Jangan ada sisa urine/kotoran saat membersihkan bayi, karena kulit yang tidak bersih sangat mudah mengalami ruam popok.

- Jangan menggunakan sabun bila kulit bayi yang tertutup diaper merah dan kasar.

Laila Andaryani Hadis, AyahBunda

Share

Leave a Reply