melahirkan ditemani suami & teman

Dikirim oleh manda geishanty untuk Kelahiran Normal
dikunjungi: 3035 kali, 3 hari ini

G enak rasana melahirkan tanpa ditunggui keluarga. Kelahiran anak pertamaku, hanya ada teman dan suami menunggu di rumah sakit. Alhamdulillah semua berjalan lancar & aku ngerasa dimudahkan sama Allah YME. Kasian suamiku, waktu aku kesakitan dia nangis & bilang kalo bisa ku ganti sakitmu biar aku yg sakit, ternyata benar setelah itu dia sakit perut & aku bisa sedikit beristirahat, hanya tangannya yg aku pegang sekuat tenaga saat menjelang kelahiran, tangannya memar. Wajahnya yg aku lihat untuk menambah kekuatan saat dokter bilang aku ga bisa ngeden. Dia cemas & takut, setelah anakku lahir, dia tersenyum dan keluar untuk mengadzanin bayiku. Kasian anakku, saat ditanya apa ada kelaurga yang mau lihat, bukan kakek atau tante2nya, tetapi teman2 yang setia menungguku. Suamiku masuk lagi, bilang bayiku sempurna, putih & sehat, Alhamdulillah, Allahu Akbar. Dia lelah, itu yang kulihat setelah aku masuk keruang istirahat.

Kelahiran anak pertamaku penuh dengan perjuangan, ahlamdulilaah semuanya baik2 saja sekarang, alhamdulilaah ada suamiku yg kelihatannya pendiam tapi dia tetap setia dengan banyolannya yg berusaha u membuat aku tersenyum.

Terima kasih ya Allah, Engkau telah memberiku suami yang mau ikut hidup susah, memberiku anak yang sehat, memberiku jalan keluar yang terindah untuk masalah yang kuhadapi.

Share

Leave a Reply